Cara Merawat Motor Matic Injeksi

Dewasa ini, perkembangan teknologi otomotif semakin canggih terutama untuk teknologi sepeda motor dengan mengadopsi teknologi Injeksi baik Matic maupun Non Matic. Teknologi Injeksi merupakan teknologi yang sebelumnya digunakan untuk sistem pembakaran pada mobil berbahan bakar diesel.

Seiring perkembangan teknologi sistem injeksi dapat digunakan pada kendaraan roda dua atau motor. Pada sistem injeksi tidak lagi menggunakan karburator dan diganti dengan ECM (Electronic Control Modul) dan Throttle Body sehingga pemakaian bahan bakar menjadi lebih irit dan motor lebih awet.


www.kiosmedia.com

Dalam melakukan perawatan motor matic injeksi hampir sama dengan merawat motor biasa namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan, agar motor matic injeksi kita aman dan tetap dalam kondisi performa yang terbaik, Cara Merawat Motor Matic Injeksi:

  1. Untuk menjaga agar motor tetap bersih dan terawat kita harus paham bagaimana cara mencuci motor  matic injeksi karena ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu pada bagian ECM dan Throttle Body jangan sampai terkena air secara berlebihan karena dapat menyebabkan kerusakan.
  2. Sebelum motor digunakan sebaiknya mesin dipanaskan dahulu selama 5 sampai 10 menit, hal ini bertujuan agar oli telah mengembang keseluruh bagian mesin, karena pada kondisi mati oli tidak terdapat merata ke bagian dalam mesin sehingga mesin siap digunakan.
  3. Sering kali memeriksa kondisi oli transmisi dan oli mesin, diusahakan jangan sampai berkurang bahkan kehabisan, Pada motor matic injeksi transmisi merupakan komponen yang sangat vital karena secara otomatis bekerja sesuai kecepatan dan medan jalan.Lakukan penggantian oli secara berkala, setiap 5000 km untuk oli transmisi dan 1000 km untuk oli mesin
  4. Dalam mengendarai motor matic injeksi jangan sering menancap gas terlalu kencang dan melakukan pengereman mendadak, karena akan sangat berpengaruh terhadap kerja transmisi, sehingga akan cepat mengalami keausan.
  5. Lakukan pemeriksaan secara rutin bagian busi dan accu, diusahakan busi tetap dalam kondisi bagus dan tidak kotor, sedangkan accu dapat cek lama pemakain untuk accu kering apabila sudah habis secepatnya dilakukan penggantian.
  6. Lakukan pengecekan van belt,  roller dan oli shokabsorber, van belt berfungsi pengganti rantai pada motor sehingga perannya harus selalu diperhatikan, dicek kekecangannya. Untuk kenyamanan berkendara oli shockabsorber selalu ditambah setiap 10.000 km atau sudah terasa keras.
  7. Lakukan pengecekan pada ruang transmisi, apabila kotor harus dibersihkan, dapat dilakukan ketika melakukan service berkala.
  8. Hal yang tidak kalah pentingnya adalah mengusahakan agar tanki bahan bakar selalu terisi dan tidak kosong. Isi bensin sebelum jarum skala speedometer menunjukkan huruf E (Empty) atau kosong, Untuk motor matic injeksi akan berpengaruh buruk apabila bensin kosong terutama pada pompa injektor
Demikian kiranya beberapa Tips mengenai perawatan motor matic injeksi, semoga bermanfaat dan motor anda selalu dalam kondisi performa terbaiknya.